Protes 'Indonesia Gelap' Mahasiswa Menentang Pemotongan Anggaran Pendidikan oleh Presiden Prabowo
Protes 'Indonesia Gelap': Mahasiswa Menentang Pemotongan Anggaran Pendidikan oleh Presiden Prabowo
Jakarta, 11 Maret 2025 – Ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia turun ke jalan dalam aksi protes yang disebut 'Indonesia Gelap'. Mereka menentang keputusan Presiden Prabowo Subianto yang memotong anggaran pendidikan tinggi demi mendanai program makan gratis senilai $28 miliar per tahun untuk anak sekolah. :contentReference[oaicite:0]{index=0}
Latar Belakang Kebijakan
Empat bulan setelah menjabat, Presiden Prabowo mengalihkan dana dari pendidikan tinggi ke program makan gratis bagi siswa sekolah dasar dan menengah. Tujuannya adalah mengatasi malnutrisi anak dan mendukung ekonomi lokal. Namun, kebijakan ini memicu kekhawatiran tentang masa depan pendidikan tinggi dan peluang kerja bagi lulusan. :contentReference[oaicite:1]{index=1}
Reaksi Mahasiswa dan Masyarakat
Protes 'Indonesia Gelap' mencerminkan kekhawatiran luas tentang arah ekonomi negara. Kelas menengah menyusut, dan tingkat pengangguran tinggi, terutama di kalangan pemuda usia 15-24 tahun. Pemotongan anggaran mempengaruhi infrastruktur, beasiswa, dan fasilitas kampus, membuat mahasiswa merasa masa depan mereka terancam. :contentReference[oaicite:2]{index=2}
Tren 'KaburAjaDulu' di Media Sosial
Di media sosial, tagar 'KaburAjaDulu' atau 'kabur saja dulu' menjadi viral. Ini mencerminkan keinginan generasi muda mencari peluang di luar negeri karena ketidakpastian ekonomi dalam negeri. :contentReference[oaicite:3]{index=3}
Tanggapan Pemerintah
Hingga kini, Presiden Prabowo belum memberikan komentar resmi terkait protes tersebut. Pejabat pemerintah menyatakan mereka sedang mengevaluasi tuntutan mahasiswa, namun belum ada indikasi perubahan kebijakan. :contentReference[oaicite:4]{index=4}
Sumber: Financial Times
